HAUL KE 105 DAN REUNI BANI ROSYID KENDAL BOJONEGORO



DARI KENDAL MENGGAPAI DUNIA

Bertempat di Pondok Pesantren Al-Kuzzi Kendal-Bojonegoro tanggal 01 Dzulhijah 1429 H telah diselenggarakan Haul ke 105 dan Reuni keluarga Bani Rosyid. Yang dihadiri 600 sampai dengan 800 orang keluarga Bani Rosyid, Dalam kesempatan reuni hadir juga para ulama / tokoh antara lain KH Abudllah Fakih Langitan Lamongan, KH. Jauhari Hasan Ketua MUI Bojonegoro, KH. Maiun Syafi’I Ketua Ta’mir Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, H. Suyoto Bupati Bojoegoro dan lain-lain.

Dalam sambutannya panitia penyelenggara menyampaikan “Dari Kendal Menggapai Dunia” yang artinya bila keluarga Bani Rosyid tersebar di beberapa penjuru dunia dalam menuntut ilmu.

Kemudian Bupati Bojonegoro (Suyoto) dalam kesempatan itu mengatakan “Karena karyanya orang mendapat kehormatan / penghargaan”, seperti Haul Muhammad Rosyid ini. Bupati juga merasakan (memperoleh) manfaat dari perjuangan Muhammad Rosyid ini, dari generasi dan para ulama yang pernah menuntut ilmu dari Bani Rosyid. Yaitu lewat kutbah-kutbah kecil yang pernah diterima saat menuntut ilmu di Pondok Pesantren At-Tanwir Talun, Sumberrejo Bojonegoro.

Souvenirjati adalah generasi kelima dari Bani Rosyid.

FOTO SELENGKAPNYA DI http://pelesir.tripod.com

REUNI KELUARGA BANI ROSYID KENDAL BOJONEGORO

UNDANGAN HAUL DAN REUNI KELUARGA BANI ROSYID KENDAL BOJONEGORO

Mengharap kehadiran keluarga Bani Rosyid di seluruh Indonesia pada :

Hari Sabtu, tanggal 29 Nopember 2008, jam 08.00 wib, tempat : PP AL-KUZZI (KH. Muhadjir Chozin) Kendal Dander Bojonegoro, mauidhoh hasanah : Habib Umar Al Muthohar dari Semarang.

Panitia : HM. MOESTAIN (Ketua), HM. ASYIK SYAMSUL HUDA (Sekretaris), H. TAUHID ANWAR (Ketua Pengurus), K. MOH NAFIK (Penasehat)

Biografi Alm. Moh. Rosyid :

Nama kecil Cowet, lahir di Mojokampung Bojonegoro pada tahun 1820 M dan meninggal dunia pada tahun 1905, dimakamkan di Makam Keluarga Kendal Ngumpakdalem Bojonegoro. Putra dari R. Kaki Trunopati bin Irodipo Dongeng bin R. Bambang Irawan dari keturunan Kesultanan Mataram. Sebagai pendiri Pondok Pesantren (PP) di Kendal (Ngumpakdalem), Dander, Bojonegoro. Dalam perkawinannya dengan Chawiyah, dikaruniai sepuluh anak sbb : 1. Moh. Soleh, 2. Fadlil, 3. Latifah, 4. Moh. Basyir, 6. Ridlwan, 7. Fatimah, 8. Maryam, 9. Chalimah, 10. Muhsin.

Dan anak cucunya mendirikan beberapa PP antara lain :

1. PP Abu Dzarrin, 2. PP Al Rosyid, 3. PP Al-Asmanah, 4. PP Adnan Al-Charish, 5. PP Al-Kuzzi (semuanya di Kec. Dander Bojonegoro) 6. PP Sunan Bonang Ponco Tuban, 7. PP Al-Ma’ali Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.

GEBYAR BOJONEGORO EXPO 2008

PAMERAN DAGANG DAN INDUSTRI

Malam pertama Gebyar Bojonegoro Expo (GBE) 2008, pengunjung yang antri membeli tiket masuk sampai jam 21. Itupun masih bersesak-desakan untuk mendapatkan tiket. Tempat parkir seputar alun-alun semua penuh termasuk di jalan selatan masjid Darussalam. GBE 2008 ini kerjasama antara PT Citra Pamerindo Abadi dengan Pemerintah Daerah Bojonegoro.

Untuk yang di luar arena pameran, para pedagang membeludak mulai dari depan Kantor Pos, depan Pendopo Pemkab, sampai di jalan Imam Bonjol. Barang yang dijajakan mulai dari pakaian, mainan anak-anak, bunga dan lain-lain.

Khusus bunga terdapat sekitar empat puluhan stan di depan Pendopo Pemkab, yang menjajakan bermacam-macam jenis bunga. Termasuk bunga yang lagi tren saat ini dan punya banyak nama yaitu SANSIVIERA (lidah mertua, Indonesia; lidah jin, Malaysia dll). Di GBE 2008 harga sansiviera masih sangat murah. Sansiviera sky line delapan daun, tinggi satu meter harga dibawah Rp 500.000,00 dan sansiviera kirky brown sebelas daun harga sekitar Rp 4.000.000,00 (lihat gambar samping)

Pada Agro Expo 2008 yang usai digelar tanggal 8 hingga 23 November di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, harga sansiviera bisa mencapai ratusan juta rupiah. Makanya bagi yang ingin mengkoleksi sansiviera dengan harga murah segera datang di GBE 2008 yang digelar mulai 26 Nopember 2008 sampai dengan 14 Desember 2008 di alun-alun Bojonegoro.