Showing posts with label suyoto. Show all posts
Showing posts with label suyoto. Show all posts

HAUL KE 105 DAN REUNI BANI ROSYID KENDAL BOJONEGORO



DARI KENDAL MENGGAPAI DUNIA

Bertempat di Pondok Pesantren Al-Kuzzi Kendal-Bojonegoro tanggal 01 Dzulhijah 1429 H telah diselenggarakan Haul ke 105 dan Reuni keluarga Bani Rosyid. Yang dihadiri 600 sampai dengan 800 orang keluarga Bani Rosyid, Dalam kesempatan reuni hadir juga para ulama / tokoh antara lain KH Abudllah Fakih Langitan Lamongan, KH. Jauhari Hasan Ketua MUI Bojonegoro, KH. Maiun Syafi’I Ketua Ta’mir Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, H. Suyoto Bupati Bojoegoro dan lain-lain.

Dalam sambutannya panitia penyelenggara menyampaikan “Dari Kendal Menggapai Dunia” yang artinya bila keluarga Bani Rosyid tersebar di beberapa penjuru dunia dalam menuntut ilmu.

Kemudian Bupati Bojonegoro (Suyoto) dalam kesempatan itu mengatakan “Karena karyanya orang mendapat kehormatan / penghargaan”, seperti Haul Muhammad Rosyid ini. Bupati juga merasakan (memperoleh) manfaat dari perjuangan Muhammad Rosyid ini, dari generasi dan para ulama yang pernah menuntut ilmu dari Bani Rosyid. Yaitu lewat kutbah-kutbah kecil yang pernah diterima saat menuntut ilmu di Pondok Pesantren At-Tanwir Talun, Sumberrejo Bojonegoro.

Souvenirjati adalah generasi kelima dari Bani Rosyid.

FOTO SELENGKAPNYA DI http://pelesir.tripod.com

JALAN JALAN KE GUA NGERONG RENGEL TUBAN

Di kotaku sendiri (Bojonegoro) aku bingung mau wisata kemana. Karena cuma ada tiga tempat wisata yaitu Tirta Wana Dander Bojonegoro, Waduk Pacal Temayang Bojonegoro dan Kayangan Api Ngasem Bojonegoro. Lihat di www.bojonegoro.go.id Dan menurut pengamatan penulis semuanya tidak mempunyai daya tarik yang berarti bagi warga luar Bojonegoro untuk mengunjunginya. Ya mungkin karena belum dikelola secara professional.

Dulu pernah ada gagasan dari Calon Bupati Suyoto (sekarang Bupati terpilih 2008-20013) saat keliling desa, akan membangun tempat wisata di sekitar kecamatan Sekar (saya pantau dari radio Madani FM) menjadi seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL). Dengan slogan (kalau tidak salah) berbunyi : Mari membangun Bojonegoro melebihi Lamongan.

Wisata alam gua Ngerong Tuban berjarak kira-kira dua puluh kilometer ke arah timur kota Bojonegoro, tepatnya di kecamatan Rengel Kab. Tuban. Meskipun agak jauh dan tempatnya sederhana, penulis sudah berkali-kali mengunjungi dan tidak merasa bosan.

Dan di gua ini sudah sering digunakan obyek penelitian dan petualangan. Karena di dalam gua Ngerong sebagai sarang ribuan mungkin malah jutaan kelelawar. Kelelawar pada siang hari menempel / bergantungan mulai dari dinding mulut gua sampai di dalam gua (lihat foto). Jangan kaget kalau di mulut gua banyak kotoran kelelawar yang baunya menyengat.

Selain melihat kelelawar kita juga bisa menikmati jernihnya air sungai yang mengalir dari dalam gua, sehingga dasar sungai dan ikan-ikannya yang juga ribuan bisa kelihatan (lihat foto). Konon ikan-ikan tersebut disakralkan akibatnya tidak ada yang berani mengambil.

Ikan-ikan sudah biasa menemani warga sekitar yang memanfaatkan sungai tersebut untuk mencuci, gosok gigi dan mandi ditempat terbuka. Semoga tidak tercemar, sebab warga yang memanfaatkan sungai tersebut bila membuang sampah/plastik bungkus deterjen langsung ke sungai tersebut. Seharusnya pemgelola menulis pada tanggul sungai : BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA atau JANGAN MEMBUANG SAMPAH DI SUNGAI.

Untuk Bojonegoro ayo segera BANGKIT, maksimalkan potensi alam yang ada dengan nilai jual yang menarik.

PAMERAN TANAMAN HIAS DAN BUNGA BOJONEGORO 2008

Masih dalam menyambut 331 tahun Kabupaten Bojonegoro, tanggal 18 sampai 26 Oktober 2008 diadakan Pameran Tanaman Hias dan Bunga. Pameran ini menggunakan lapangan basket aloon-aloon Bojonegoro yang diresmikan oleh bupati Suyoto dan dihadiri oleh tamu undangan. Pareran ini diikuti oleh dua puluh empat stan dengan berbagai jenis tanaman dan bunga, juga termasuk perlengkapannya.

Dalam pameran salah satu tanaman obat yang menarik adalah PEPINO yang dijajakan mas Kastur stan nomor 9. Buah PEPINO yang dikembangkan di Selandia Baru ini masuk Indonesia tahun 2003. Pada brosurnya diterangkan manfaat PEPINO selain untuk konsumsi buah segar dapat juga digunakan sebagai penyembuhan antara lain :

1. Mempercepat penyembuhan penyakit Stoke

2. Sebagai alternatif obat untuk penyakit Hipertensi

3. Untuk batu ginjal dan kencing batu

4. Membuat kulit halus dan awet muda.

Dari hasil analisa laboratorium teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, buah PEPINO organic mempunyai kandungan sebagai berikut :

Air : 94 – 95 %

Asam : 79,248 mgr/100gr

Betakarotin: 28,887ug/100gr

Lemak : 0,017%

Protein : 0,647%

Serat : 0,799%

Vitamin C : 253906 mgr/100gr

Alkohol : 0%

Gula reduksi: 3,344%

Pati : 0,955%

Bentuk buahnya seperti tomat buah yang besar tapi warnanya hijau muda dengan ketinggian tanaman sekitar satu meter.

BOJONEGORO CYCLING TOUR 2008

Even Bojonegoro Cycling Tour 2008 tanggal 12 Oktober 2008, sepertinya menggugah club-club sepeda pancal yang telah terbentuk tapi sudah tidak mengadakan kegiatan. Yang kemudian bangkit lagi mengumpulkan kekuatan untuk bersama-sama menyambut 63 tahun Proklamasi Kemerdekaan RI dan 331 tahun Kabupaten Bojonegoro.

Seperti reuni se Jawa Timur , peserta dari Mojokerto, Jombang, Surabaya, Gresik, Kediri, Blitar, Lamongan, Sidoarjo, Tuban dll tumplek blek di Bojonegoro. Peserta sepeda pancal yang berkumpul di Bojonegoro mencapai 3.500 peserta dengan tujuan yang sama yaitu menikmati alam Bojonegoro dan memperebutkan hadiah utama Rp 25.000.000,00. Kegiatan ini dibagi menjadi dua yaitu untuk sepeda MTB melalui sebagian jalan offroad, untuk sepeda biasa melalui jalan onroad semua. Mereka dengan semangat menyusuri jalan dari Kota Bojonegoro menuju Dander, Sumberarum dan kembali ke kota Bojonegoro dengan jarak tempuh tiga puluh kilo meter.

Yang unik tiga perserta OCC Tuban yang mengendarai sepeda dengan ketinggian antara dua meter sampai tiga meter yang salah satunya membawa dua anak kecil berdiri di belakang.

Dalam sambutan sebelum pemberangkatan, Bupati Bojonegoro (Suyoto) merencanakan pada tahun 2010 setelah jalan-jalan poros kecamatan bagus tidak menutup kemungkinan diadakan TOUR DE BOJONEGORO dengan hadian kalau bisa mencapai 1 miliar.

Dalam pengundian hadian ini tidak terjadi seperti biasanya, karena hadiah utama diundi mendahului pengundian hadiah kedua. Dan hadiah utama Rp 25.000.000,00 jatuh ke peserta dari Blitar.