Showing posts with label offroad. Show all posts
Showing posts with label offroad. Show all posts

JADUAL DJARUM SUPER 4X4 OFFROAD 2010

JADWAL DS4O 2010 : (TENTATIF)
1. Semarang, 24 - 25 April 2010
2. Tuban, 22 - 23 Mei 2010
3. Serang, 24 - 25 Juli 2010
4. Cirebon, 25-26 September 2010
5. Jabodetabek, 16 - 17 Oktober 2010

info selanjutnya dapat menghubungi : Ipoeng Genta(0815.86.243.243)
Facebook Grup : Djarum Super 4x4 Offroad
Email : ipoengmm@gentaautosport.com
Jenis Privasi:
Terbuka: Semua isi dapat dibaca umum.

www.djarum-super.com

Final Result Seri 1:Djarum Super 4x4 Real Adventure Offroad 2010

26/04/2010

Enam SS untuk kelas kompetisi tim selesai diperlombakan hari ini. Tim Crazy Sam’s Unlimited yang memimpin perolehan poin sementara di hari pertama, mampu mempertahankan peringkatnya dan keluar sebagai pemenang juara 1 kompetisi tim. Sedangkan J-Adventure kembali bertukar tempat dengan tim Little IOC 1 yang sempat disalip perolehan poinnya di SS 3 yang diperlombakan hari pertama. Namun total akhir poin tim J-Adventure dan Little IOC 1 pun terpaut sangat dekat, yaitu hanya 1 poin saja.

Urutan pemenang lima besar kompetisi tim Djarum Super 4x4 Real Adventure Offroad 2010 seri pertama ini adalah, Crazy Sam’s Unlimited/DKI jJkarta (218), Little IOC team 1/Magelang (192), J-Adventure/Jogja (191), Khesena Offroad/Bogor (178) dan Grage Zebra 1/Surabaya (163)

Di kelas perorangan, total tujuh SS berhasil diselesaikan. Eko Prasetio dari tim Tiga Dara Wonogiri, menyelesaikan ketujuh SS dengan total waktu terendah disusul oleh Wahyu Lamban, offroader asal Jogja yang tahun lalu menyandang gelar juara nasional kelas UP2501. Sementara di kelas UN2500 offroader asal Tasikmalaya dari tim Galunggung 1 menjadi juara pertama disusul oleh Ragil Rusmono (Pragola-Pati).

Kelas khusus yaitu kelas eksekutif yang diikuti oleh para pejabat pemerintah, dimenangkan oleh Bambang Mandala. Hadi Prabowo, ketua Singotoro Jip Club yang juga menjabat sebagai Sekertaris Daerah Kab.Semarang, hanya berhasil meraih peringkat ke empat.

Untuk melihat hasil final Djarum Super 4x4 Real Adventure Offroad 2010 Semarang. Silahkan download link dibawah ini:

LKPP PEBRUARI 2009, JEMBATAN MERAH (OLEH-OLEH DARI SURABAYA)



Setiap sebulan sekali Seksi Verifikasi KPPN Bojonegoro mengantarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) ke Kantor Wilayah XVI Direktorat Jenderal Perbendaharaan Surabaya. Kebetulan untuk LKPP Pebruari 2009 yang mengirim adalah penulis sendiri pada tanggal 11-03-2009. Rasanya nggak enak kalau dari Surabaya tidak membawakan oleh-oleh khas Kota Pahlawan, yaitu JEMBATAN MERAH. Bagaimana membawanya, oleh-oleh kok Jembatan ?

Tapi ceritanya nanti dulu setelah cerita sedikit tentang isi LKPP Pebruari 2009 dari KPPN Bojongoro.

Kali ini saya sajikan data Pendapatan Cukai bulan Pebruari 2009 sebesar Rp 32.428.437.000,00 yang terdiri dari :

- 411511 Pendapatan Cukai Hasil Tembakau Rp 32.400.231.000,00

- 411514 Pendapatan Denda Administrasi Cukai Rp 5.200.000,00

- 411519 Pendapatan Cukai Lainnya Rp 22.986.000,00

Kenapa penulis sajikan data Cukai, karena Bojonegoro penghasil tembakau dan banyak perusahaan rokok terkenal yang merapat serta membangun pabrik disini. Ribuan tenaga kerja wanita terserap setelah berdirinya pabrik-pabrik rokok ini, membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

JEMBATAN MERAH

Mungkin sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), diantara kita ada yang belum pernah tahu JEMBATAN MERAH (JM) di kota Pahlawan Surabaya itu bentuknya bagaimana dan semegah apa ? Untuk ceritanya mungkin sudah hafal dari pelajaran Sejarah waktu masih Sekolah Dasar. Apalagi menjelang Hari Pahlawan cerita JEMBATAN MERAH tentu diekspose kembali.


Sedikit saya ulas kembali tentang JM dari berbagai sumber.

JM dibangun oleh Belanda sekitar tahun 1700-an yang melintang di atas Kalimas yang airnya mengalir dari belakang Gedung GRAHADI (Kantor Gubernur Jawa Timur). JM terbuat dari bahan besi kotak yang sudah mulai keropos dan terletak di timurnya Jembatan Merah Plasa (JMP) dan JM itu menghubungkan Jl. Rajawali dan Jl. Kembang Jepun. Lebih dalam tentang JM klik disini.

JM juga diabadikan oleh Gesang Martohartono dalam bentuk langgam jawa yang sampai sekarang tidak pernah usang, untuk lagunya klik disini. Foto JM diatas diambil tanggal 11/03/2009 10.30 wib


Perjalananku

Kareana masih ada waktu, setelah urusan LKPP di jalan Indrapura selesai, penulis menuju jalan Rajawali (depan JMP). Kemudian melintas di JM dengan jalan kaki menuju jalan Kembang Jepun terus ke jalan Gembong melewati ITC (mampir sebentar membeli buku tentang SEO dan MySQL serta aksesoris mobil) terus melewati jembatan gantung rel kereta api. Selanjutnya belok kiri menuju jalan Gembong Tebasan, disini penulis menuju toko “UD GEMBONG TEBASAN” yaitu toko spesialis spare part / perlengkapan mobil Jeep / Off Road (sesuai hobby penulis).

Di toko tersebut penulis membeli spare part “ROLLER FAIRLEAD” (tempat seling penarik mobil) untuk perlengkapan off road yang penulis pasang pada mobil panther modifikasi hasil kreasi penulis.


JEEP CHEROKEE MODIFIKASI































GAMBAR JEEP CHEROKEE MODIFIKASI OFFROAD INI DIMUAT BERDASARKAN PERMINTAAN PENGUNJUNG TANGGAL 06-01-2009 PUKUL 22.33 WIB
NOPOL D 1844 FS ADALAH MILIK KAPOLRES BOJONEGORO. (AGUS S. HIDAYAT) MOBIL INI TANGGAL 13-12-2008 JUGA DIGUNAKAN PADA BOJONEGORO FUN OFFROAD 4X4 2008. UNTUK MODIFIKASI PANTHER PENULIS KLIK DISINI
SEMOGA MENJADI INSPIRASI PENGUNJUNG

BOJONEGORO CYCLING TOUR 2008

Even Bojonegoro Cycling Tour 2008 tanggal 12 Oktober 2008, sepertinya menggugah club-club sepeda pancal yang telah terbentuk tapi sudah tidak mengadakan kegiatan. Yang kemudian bangkit lagi mengumpulkan kekuatan untuk bersama-sama menyambut 63 tahun Proklamasi Kemerdekaan RI dan 331 tahun Kabupaten Bojonegoro.

Seperti reuni se Jawa Timur , peserta dari Mojokerto, Jombang, Surabaya, Gresik, Kediri, Blitar, Lamongan, Sidoarjo, Tuban dll tumplek blek di Bojonegoro. Peserta sepeda pancal yang berkumpul di Bojonegoro mencapai 3.500 peserta dengan tujuan yang sama yaitu menikmati alam Bojonegoro dan memperebutkan hadiah utama Rp 25.000.000,00. Kegiatan ini dibagi menjadi dua yaitu untuk sepeda MTB melalui sebagian jalan offroad, untuk sepeda biasa melalui jalan onroad semua. Mereka dengan semangat menyusuri jalan dari Kota Bojonegoro menuju Dander, Sumberarum dan kembali ke kota Bojonegoro dengan jarak tempuh tiga puluh kilo meter.

Yang unik tiga perserta OCC Tuban yang mengendarai sepeda dengan ketinggian antara dua meter sampai tiga meter yang salah satunya membawa dua anak kecil berdiri di belakang.

Dalam sambutan sebelum pemberangkatan, Bupati Bojonegoro (Suyoto) merencanakan pada tahun 2010 setelah jalan-jalan poros kecamatan bagus tidak menutup kemungkinan diadakan TOUR DE BOJONEGORO dengan hadian kalau bisa mencapai 1 miliar.

Dalam pengundian hadian ini tidak terjadi seperti biasanya, karena hadiah utama diundi mendahului pengundian hadiah kedua. Dan hadiah utama Rp 25.000.000,00 jatuh ke peserta dari Blitar.