Showing posts with label modifikasi isuzu panther. Show all posts
Showing posts with label modifikasi isuzu panther. Show all posts

LKPP PEBRUARI 2009, JEMBATAN MERAH (OLEH-OLEH DARI SURABAYA)



Setiap sebulan sekali Seksi Verifikasi KPPN Bojonegoro mengantarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) ke Kantor Wilayah XVI Direktorat Jenderal Perbendaharaan Surabaya. Kebetulan untuk LKPP Pebruari 2009 yang mengirim adalah penulis sendiri pada tanggal 11-03-2009. Rasanya nggak enak kalau dari Surabaya tidak membawakan oleh-oleh khas Kota Pahlawan, yaitu JEMBATAN MERAH. Bagaimana membawanya, oleh-oleh kok Jembatan ?

Tapi ceritanya nanti dulu setelah cerita sedikit tentang isi LKPP Pebruari 2009 dari KPPN Bojongoro.

Kali ini saya sajikan data Pendapatan Cukai bulan Pebruari 2009 sebesar Rp 32.428.437.000,00 yang terdiri dari :

- 411511 Pendapatan Cukai Hasil Tembakau Rp 32.400.231.000,00

- 411514 Pendapatan Denda Administrasi Cukai Rp 5.200.000,00

- 411519 Pendapatan Cukai Lainnya Rp 22.986.000,00

Kenapa penulis sajikan data Cukai, karena Bojonegoro penghasil tembakau dan banyak perusahaan rokok terkenal yang merapat serta membangun pabrik disini. Ribuan tenaga kerja wanita terserap setelah berdirinya pabrik-pabrik rokok ini, membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

JEMBATAN MERAH

Mungkin sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), diantara kita ada yang belum pernah tahu JEMBATAN MERAH (JM) di kota Pahlawan Surabaya itu bentuknya bagaimana dan semegah apa ? Untuk ceritanya mungkin sudah hafal dari pelajaran Sejarah waktu masih Sekolah Dasar. Apalagi menjelang Hari Pahlawan cerita JEMBATAN MERAH tentu diekspose kembali.


Sedikit saya ulas kembali tentang JM dari berbagai sumber.

JM dibangun oleh Belanda sekitar tahun 1700-an yang melintang di atas Kalimas yang airnya mengalir dari belakang Gedung GRAHADI (Kantor Gubernur Jawa Timur). JM terbuat dari bahan besi kotak yang sudah mulai keropos dan terletak di timurnya Jembatan Merah Plasa (JMP) dan JM itu menghubungkan Jl. Rajawali dan Jl. Kembang Jepun. Lebih dalam tentang JM klik disini.

JM juga diabadikan oleh Gesang Martohartono dalam bentuk langgam jawa yang sampai sekarang tidak pernah usang, untuk lagunya klik disini. Foto JM diatas diambil tanggal 11/03/2009 10.30 wib


Perjalananku

Kareana masih ada waktu, setelah urusan LKPP di jalan Indrapura selesai, penulis menuju jalan Rajawali (depan JMP). Kemudian melintas di JM dengan jalan kaki menuju jalan Kembang Jepun terus ke jalan Gembong melewati ITC (mampir sebentar membeli buku tentang SEO dan MySQL serta aksesoris mobil) terus melewati jembatan gantung rel kereta api. Selanjutnya belok kiri menuju jalan Gembong Tebasan, disini penulis menuju toko “UD GEMBONG TEBASAN” yaitu toko spesialis spare part / perlengkapan mobil Jeep / Off Road (sesuai hobby penulis).

Di toko tersebut penulis membeli spare part “ROLLER FAIRLEAD” (tempat seling penarik mobil) untuk perlengkapan off road yang penulis pasang pada mobil panther modifikasi hasil kreasi penulis.


MODIFIKASI TOMBO PINGIN



Sejak Sekolah Dasar kira-kira tahun 1975 saya sudah senang bila melihat Toyota Hard Top pakai ban radial yang lewat depan rumah. Kapan-kapan saya juga pingin memiliki mobil jenis tersebut. Setelah bekerja saya sebenarnya ingin memiliki mobil jenis jeep 4x4 yang saya cita-citakan. Tapi setelah pikir-pikir tentang daya angkut dan fungsi akhirnya pilihan jatuh pada MPV Isuzu Panther.

Kenapa memilih multi fungsi ? Karena sewaktu-waktu saya harus mengangkut kira-kira 10 penumpang (saya sekeluarga, ibu/bapak, ibu mertua, saudara dan keponakan) untuk rekreasi atau berkunjung ke sanak keluarga. Kalau jeep kan tidak cukup.

Lantas untuk mengobati keinginan saya sejak kecil, maka Isuzu Panther PPL 1993 saya utak atik biar tampangnya mirip mobil petualangan dan offroad (bila dilihat dari depan tidak lagi bertampang mobil panther). Lumayan bisa sekedar untuk menyalurkan hobby keluyuran, fun, adventure & touring.
Pertama saya pasang rak (bekas raknya Jimny Kotrek), pasang snorkel, lampu-lampu variasi, mendesain bemper depan (selama seminggu) di tukang las, Ganti anting belakang yang lebih panjang, torsi depan diputar maksimal (keduanya untuk menaikkan body). Untuk mendapatkan ban pacul ring 14", saya sempat petualangan di internet selama setengah tahun. Di internet akhirnya saya menemukan dua merk yaitu KUMHO dan MAXXIS. Saya memilih KUMHO. Saya lengkapi juga dengan radio komunikasi ICOM 02N dan bergabung dengan RAPI Wilayah 4 Bojonegoro dengan callsign JZ13MGS (MIGAS)

Untuk sticker-sticker saya dapatkan lewat internet dari GENTA AUTO SPORT Jakarta (Djarum Super Real Adventure Offroad, DSRAO) dan BLOEDUS MANAGEMENT INDONESIA, BMI Makassar (stiker Gudang Garam Rally Indonesia) serta dari offroader Bojonegoro, terakhir dari redaksi majalah JIP.

Rasanya senang sekali mobil saya bisa tampil beda (sedikit ALTO) dan bisa bergabung ke semua komunitas. Dimana saja mobil ini di perhatikan banyak orang, mulai anak kecil sampai kakek-kakek. Ada yang bilang : mobil polisi, keren, sangar, mobil oprod (kata anak-2, dsb. Malah toko gypsum/kaca grafier di barat trafic light Jl. Veteran Bojonegoro bertanya : dinas di polsek mana ? Saya jawab polsek kota, terus saya cepat-cepat pergi. Pernah pada malam minggu saya lewat Jl. Veteran, lampu blitz saya nyalakan, anak-anak yang cangkruk pada semburat lari, karena dikira mobil polisi. Ini saya ketahui setelah teman sekolah anak saya (Ova) di sekolahan bercerita " Va dek bengi tiwas aku mlayu, tak kiro sing liwat mobil polisi, soale aku gak nggowo stnk.
Kata anakku Ova " Kacian dech lu "

Foto lainnya klik disini, dan foto-foto selengkapnya di facebook