Showing posts with label petualangan. Show all posts
Showing posts with label petualangan. Show all posts

SEPEDA LIPAT, FOLDING BIKE












LIHAT SEPEDA MTB KESENGSEM SEPEDA LIPAT / FOLDING BIKE

Melanjutkan cerita perjalananku ke Surabaya dan mampir di ITC untuk melihat barang / souvenir yang aku sukai. Setelah masuk dan tengok kanan, tengok kiri mata tertuju pada puluhan sepeda MTB yang dipajang dari berbagai merk.


Ya lihat-lihat harga yang cocok, dengan tujuan ingin meningkatkan status sepeda yang aku pakai olah raga tiap pagi. Karena selama ini aku memanfaatkan sepeda Polygon Sierra yang nganggur, karena anakku sudah ganti pakai motor Honda Blade kalau ke sekolah.

Puas lihat MTB bergeser melihat sepeda anak-anak, lho ini kok ada sepeda kecil tapi setirnya tinggi ? Setelah aku amati,…………….eee ternyata ini to yang namanya sepeda lipat (seli). Padahal dulu di tv ada artis cerita sepeda lipat, aku tak mengiraukan. Wach asyik juga ternyata, cocok untuk dibawa liburan ke rumah mertua dan rekreasi keluar kota.

Karena kalau menginap di rumah mertua bingung apa yang akan aku lakukan, biasanya aku hanya jalan pagi keliling kampung. Kurang kegiatanlah ………….. Kalau ada seli aku bisa menjelajah kampung lebih jauh, pikirku, memang hobiku keluyuran.

Setelah pulang dari Surabaya aku keluyuran di dunia maya melalui google mencari seli / folding bike. Ternyata banyak sekali cerita tentang seli dan komunitasnya. (www.b2w-indonesia.or.id
, http://idfoldbike.multiply.com , http://b2w-jogja.web.id dll) Sehingga menambah semangatku untuk memiliki dan berganti haluan dari sepeda MTB ke seli / folding bike. Dan sekalian untuk menambah fasilitas / perlengkapan kendaraan berpetualang.

Cerita selanjutnya di posting berikut ini.

BOJONEGORO, WISATA PETUALANGAN






Beberapa kali penulis telah menyinggung pengembangan obyek wisata di Bojonegoro agar bisa diminati oleh masyarakat Bojonegoro sendiri, syukur kalau dari luar kabupaten. Tentunya akan menambah penerimaan daerah dari pariwisata dan menjadi kebanggaan masyarakat karena potensi wisatanya dibicarakan / dikagumi oleh masyarakat luas (angan-angan penulis). Kayak WBL itu loooh.

Setelah mengikuti Jungle Fun Bike Bojonegoro 2009 tanggal 08/02/2009 penulis punya ide bagaimana kalau sekitar hutan Tanggir-Malo dijadikan WISATA PETUALANGAN karena lingkungan dan lokasinya sangat mendukung. Apalagi sekarang lagi tren wisata petualangan, outbound dan bermacam-macam permainan di hutan. Banyak sekolahan, perusahaan ataupun instansi pemerintah yang sekarang membutuhkan pelatihan, outbound dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan fisik dan mental.

Hutan lindung di sekitar Tanggir sangat heterogin, dengan jalan makadam (bebatuan) yang naik turun menghubungkan antara sumur-sumur minyak (penambangan tradisional), api alam yang menjilat-jilat. Hutannya hijau dengan bermacam-macam flora yang rimbun seperti suasana di pegunungan yang dibawahnya ada bekas pipa-pipa minyak peninggalan Belanda dengan view /panorama Bengawan Solo yang berkelok-kelok. Jadi kalau outbound tidak perlu jauh-jauh ke gunung, cukup ke Malo-Bojonegoro saja.

Sebenarnya banyak pengguna internet yang mencari tempat wisata di Bojonegoro melalui google yang terdeteksi di blog saya, dan ini perlu direspon. Karena itu saya mengekspose wisata luar daerah (Ngerong-Tuban, Wisata Alam di Banyuwangi, dll) dengan keyword wisata Bojonegoro. Ya karena penulis ingin Bojonegoro maju dan terkenal wisatanya, serta ingin tahu apa yang diinginkan penujung blog tentang Bojonegoro.

Ada investor yang berminat mengembangkan wisata petualangan dengan fasilitas outbound, camping ground, flying fox, dll ? Silakan datang ke Bojonegoro, alam indah terbentang luas.

MODIFIKASI TOMBO PINGIN



Sejak Sekolah Dasar kira-kira tahun 1975 saya sudah senang bila melihat Toyota Hard Top pakai ban radial yang lewat depan rumah. Kapan-kapan saya juga pingin memiliki mobil jenis tersebut. Setelah bekerja saya sebenarnya ingin memiliki mobil jenis jeep 4x4 yang saya cita-citakan. Tapi setelah pikir-pikir tentang daya angkut dan fungsi akhirnya pilihan jatuh pada MPV Isuzu Panther.

Kenapa memilih multi fungsi ? Karena sewaktu-waktu saya harus mengangkut kira-kira 10 penumpang (saya sekeluarga, ibu/bapak, ibu mertua, saudara dan keponakan) untuk rekreasi atau berkunjung ke sanak keluarga. Kalau jeep kan tidak cukup.

Lantas untuk mengobati keinginan saya sejak kecil, maka Isuzu Panther PPL 1993 saya utak atik biar tampangnya mirip mobil petualangan dan offroad (bila dilihat dari depan tidak lagi bertampang mobil panther). Lumayan bisa sekedar untuk menyalurkan hobby keluyuran, fun, adventure & touring.
Pertama saya pasang rak (bekas raknya Jimny Kotrek), pasang snorkel, lampu-lampu variasi, mendesain bemper depan (selama seminggu) di tukang las, Ganti anting belakang yang lebih panjang, torsi depan diputar maksimal (keduanya untuk menaikkan body). Untuk mendapatkan ban pacul ring 14", saya sempat petualangan di internet selama setengah tahun. Di internet akhirnya saya menemukan dua merk yaitu KUMHO dan MAXXIS. Saya memilih KUMHO. Saya lengkapi juga dengan radio komunikasi ICOM 02N dan bergabung dengan RAPI Wilayah 4 Bojonegoro dengan callsign JZ13MGS (MIGAS)

Untuk sticker-sticker saya dapatkan lewat internet dari GENTA AUTO SPORT Jakarta (Djarum Super Real Adventure Offroad, DSRAO) dan BLOEDUS MANAGEMENT INDONESIA, BMI Makassar (stiker Gudang Garam Rally Indonesia) serta dari offroader Bojonegoro, terakhir dari redaksi majalah JIP.

Rasanya senang sekali mobil saya bisa tampil beda (sedikit ALTO) dan bisa bergabung ke semua komunitas. Dimana saja mobil ini di perhatikan banyak orang, mulai anak kecil sampai kakek-kakek. Ada yang bilang : mobil polisi, keren, sangar, mobil oprod (kata anak-2, dsb. Malah toko gypsum/kaca grafier di barat trafic light Jl. Veteran Bojonegoro bertanya : dinas di polsek mana ? Saya jawab polsek kota, terus saya cepat-cepat pergi. Pernah pada malam minggu saya lewat Jl. Veteran, lampu blitz saya nyalakan, anak-anak yang cangkruk pada semburat lari, karena dikira mobil polisi. Ini saya ketahui setelah teman sekolah anak saya (Ova) di sekolahan bercerita " Va dek bengi tiwas aku mlayu, tak kiro sing liwat mobil polisi, soale aku gak nggowo stnk.
Kata anakku Ova " Kacian dech lu "

Foto lainnya klik disini, dan foto-foto selengkapnya di facebook