Showing posts with label Allah. Show all posts
Showing posts with label Allah. Show all posts

RISALAH QURBAN

Mudzakarah

Qurban

Qurban berasal dari bahasa Arab, yaitu al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub kepada Allah.

Syariat Qurban
Allah SWT telah mensyariatkan qurban dengan firman-Nya, "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus." (Al-Kautsar: 1 - 3).

"Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya." (Al-Hajj: 36).

Keutamaan Qurban
Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, "Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Qurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Qurban. Sesungguhnya hewan Qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Qurban itu." (HR Tirmidzi).

Sumber: Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
kafemuslimah.com

GETARKAN JIWA (2)

Idul Fitri 1429 H tinggal beberapa hari lagi.

Sudah siapkah kita ditinggal Ramadhan yang penuh ampunan ini ?

Sudahkah kita membakar dosa-dosa kita ?

Sudahkah kita meningkatkan (menambah) ibadah yang belum pernah kita lakukan sebelumnya ?

Sudahkah kita ingat kaum duafa yang juga ingin bersenang-senang di hari kemenangan (Idul Fitri) ?

Sudahkah kita memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan Allah SWT pada Ramadhan tahun ini ?

Setelah kita latihan menggetarkan jiwa, GETARKAN JIWA (1) sudahkah ada peningkatan ?

Kadang Getaran jiwa, getaran hati, dan tetesan air mata muncul (bereaksi) tanpa kita sadari, tanpa kita minta, tapi kadang juga kita harus latihan waktu beribadah / mendekatkan diri pada Allah SWT. Tapi karena kekhusukan diri kita beribadah, dan ingat kalau kita semua milik Allah yang MAHA SEGALANYA, maka getaran jiwa itu akan muncul.

Ayo kita rayakan Idul Fitri 1429 H tanpa keluar dari syariat-syariat Islam.

souvenirjati.blogspot.com MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Dan semoga Allah SWT memberikan panjang umur kepada kita, sehingga bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan 1430 H Amin, Amin, Amin Ya robbal alamin.

GETARKAN JIWA

Untuk sepuluh hari terakhir Ramadhan 1429 H ini ayo kita getarkan hati, getarkan jiwa, teteskan air mata kita untuk mengingat kebesaran Allah SWT. Bila belum bisa latihan, paksakan, konsentrasikan, konsentrasi, konsentrasi, buat seluruh tubuh kita merinding (berdirikan bulu roma/kuduk) dan getarkan seluruh jiwa raga.

Yang akhirnya nanti saat mendengar takbir malam idul fitri, saat takbir di masjid / lapangan sebelum shalat id, saat takbir shalat id hati kita bisa bergetar, jiwa kita bisa bergetar. Bila keluar air mata jangan ditahan, lepaskan, biarkan menetes dipakaian dan sajadah serta nikmati dan hayati kebesaran Allah SWT.

CATATAN SEPULUH (10) HARI KEDUA BULAN RAMADHAN

Lemah, lemah, lemah dan malas untuk bangun makan sahur setelah melewati sepuluh hari kedua kita puasa dan sekarang melanjutkan perjalanan sepuluh (10) hari terakhir yaitu pembebasan dari siksa api neraka. Memang menurut para ustadz bila pahala yang diberikan oleh Allah SWT berlipat-lipat membuat kita merasa berat untuk melakukannya. Dan inilah tantangan yang harus kita lawan dan kita hadapi dengan penuh semangat perjuangan. Ayo kita bertekad melawan rasa lemah, rasa malas dengan penuh semangat untuk mendapatkan Lailatul Qodar dan tiket pembebasan dari siksa api neraka pada sepuluh (10) hari ketiga/terakhir.

Ayo kita koreksi apa yang telah kita lakukan dan dapatkan pada sepuluh (10) hari kedua ini. Peningkatan apa yang telah kita dapatkan. Kalau di kampung kadang koreksinya : aku poso wis oleh sepuluh dino timbangan kok ijek pancet ae, timbangane goser, timbangane rusak dll. (Maaf). Kalau penulis tidak berani menimbang badan karena takut kalau tujuan puasa melenceng dari tujuan kita puasa yaitu bertaqwa kepada Allah SWT.

Berikut ini rangkuman kultum sepuluh (10) hari kedua shalat tarawih di masjid Islamic Centre Bojonegoro.

Pada sepuluh (10) hari kedua bila kita masih aktif mengikuti sholat tarawih berarti termasuk orang-orang yang sudah terseleksi, berarti rohani kita sudah meningkat. Karena yang umum barisan jamaah di masjid-masjid sudah maju (istilah para ustadz).

Disini diterangkan dan diingatkan kembali tata cara mengerjakan shalat. Mengangkat tangan sunnah : pada saat pertama takbir, akan dan setelah ruku’, berdiri setelah tahiyat awal. Baca al fatihah diusahakan terdengar oleh telinga sendiri, ruku’ 180 derajat, ketika sujud ada tujuh anggota tubuh yang menyentuh alas/lantai (dua jempol kaki, dua lutut, dua telapak tangan, dan jidat). Ketika salam dada tidak boleh ikut bergerak mengikuti kepala. Setiap melakukan sesuatu awali dengan niat. Berangkat ke masjid dengan diawali niat, setiap langkah akan menghapus kesalahan kita.

Sambil menunggu imam atau ada waktu kosong dimasjid langsung niati dengan iktikaf. Niscaya akan ada nilai tambah yang kita dapatkan.

Dan kita harus percaya tidak ada kekuatan selain dari Allah SWT. Menghidupkan malam-malam ramadhan dan berlomba-lomba sedekah dijalan Allah. Shalat jamaah sangat disukai Allah SWT dan surga balasannya.

Demikian sedikit rangkuman kultum sepuluh (10) hari kedua, kurang lebihnya mohon maaf. Semoga bermanfaat untuk penulis dan pengunjung semua.

SEPULUH (10) HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN

Tak terasa kita umat muslim sudah melewati sepuluh hari pertama bulan suci Ramadhan 1429 H. Memang bulan yang sangat istimewa ini dibagi menjadi tiga bagian puluhan. Yaitu 10 hari pertama dinamakan Rahmat (terbukanya pintu rahmat), 10 hari kedua dinamakan maqfirah (diampuninya dosa) dan 10 hari ketiga adalah pembebasan dari siksa api neraka.

Rasa cepat berlalunya sepuluh hari pertama kita melaksanakan ibadah puasa, yang penulis alami karena ada beberapa sebab. Pertama kita masih kurang konsentrasi dalam memanfaatkan hari-hari yang istimewa ini untuk beribadah pada Allah SWT, antara lain belum membaca kitab suci Al Qur’an dan melaksanakan shalat malam secara maksimal padahal kita tahu bila pahalanya berlipat ganda. Kedua masih disibukkan urusan-urusan lain yang membuat kita lupa waktu, misalnya menonton televisi yang temanya menyambut ramadhan tapi isinya membuat pemirsa terlena / lupa waktu untuk meningkatkan ibadah.

Memang setelah hari kesepuluh ini fisik kita tambah lemah sehingga secara fisik mau bangun malam ataupun makan saur menjadi malas. Padahal bulan ramadhan kesempatan kita untuk lebih banyak mendekatkan diri pada Allah SWT, mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya. Karena pahalanya berlipatganda itulah maka godaannya berat (malas, mudah ngantuk, payah dsb).

Berikut ini rangkuman kultum 10 hari pertama shalat tarawih di masjid Islamic Centre Bojonegoro.

Tujuan dan hikmah puasa yaitu membersihkan diri dengan menjaga : lidah, telinga, mata, perut, tangan, kaki (ucapan, pendengaran, penglilahatan, asal barang yang dimakan, tindakan) dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Hikmahnya kita tambah taqwa pada Allah SWT, bisa menahan hawa nafsu, peka lingungan (senang berinfaq dan sodaqoh). Dan hakekat puasa adalah melemahnya fisik tapi mental menjadi kuat. Ibadah puasa hanya untuk Allah SWT dan kita harus istiqomah (terus-menerus) dalam beribadah.

Kita budayakan hidup islami misalnya keluar masuk rumah mengucapkan salam, setiap hari membaca Al Qur’an, pasang kalender yang islami. Dan hati-hati bila membeli kaligrafi arab (teliti dan baca dulu bila tidak bisa membaca lebih baik tidak usah dibeli) karena ada kaligrafi tulisan arab beredar tapi menyesatkan.

Sedikit catatan kultum ini semoga bermanfaat untuk kita semua. Kita koreksi pada 10 hari pertama yang belum kita lakukan. Dan kita perbaiki di 10 hari kedua dengan tindakan yang lebih islami dan konsentrasi pada makna ramadhan. Tunggu tulisan berikutnya.

MALAM NISFU SA'BAN

MALAM 17 AGUSTUS 2008, MALAM NISFU SA’BAN, MALAM MENGUBAH TAKDIR
Malam Hari Ulang Tahun ke 63 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2008 sangat istimewa karena bertepatan dengan malam Nisfu Sa’ban (pertengahan bulan Sa’ban). Mungkin diantara kita masih asing dengan bulan Sa’ban karena di kalender tidak ada yang ada bulan Ruwah, bulan kirim dongo menjelang puasa, ingat khan ?.
Maka penulis harus membagi waktu antara malam menghormati dan menyambut Nispu Sa’ban dan malam acara Peringatan HUT RI ke 63 di lingkungan RT.
Beruntung pada kotbah Jum’at tanggal 15-08-2008 di Masjid Islamic Centre Bojonegoro sudah disinggung tentang istimewanya bulan Sa’ban dan malam Nisfu Sa’ban (malam yang istimewa setelah malam Lailatul Qodar). Makanya tanggal 16-08-2008 saya sempatkan shalat Magrib di Islamic Centre untuk ikut menyongsong Nisfu Sa’ban yang penuh barokah. Yang diikuti kurang lebih enam puluh jamaah pria dan wanita.
Dalam kitab yang dibaca ustadz Nasir tentang istimewanya malam Nisfu Sa’ban antara lain :
- Malam Istimewa untuk minta ampun dan minta rezeki,
-Malam untuk minta umur panjang,
- Malam untuk memohon supaya kelak meninggal dalam keadaan khusnul qotimah.
Keistimewaan lainnya yang tak kalah menarik adalah malam itu bila kita memohon dengan sungguh sungguh, takdir kita yang sudah ditulis sejak lahir akan diubah menjadi lebih baik oleh Allah SWT. Luar biasa khan ? Terus bagaimana doa kita bisa dikabulkan ? Sebelum berdoa kita harus selalu berbuat kebaikan, mengagungkan Allah SWT, membaca Al Qur’an, kita khususkan untuk membaca surat Yasin tiga kali. Mudah khan syaratnya ? Gratis / Tidak bayar, tanpa beli pulsa langsung tersambung. Yang penting kita yakin doa kita dibabulkan Allah SWT. Coba kita renungkan kemurahan Allah SWT.
Demikian sedikit catatan penulis, bila ada yang salah mohon dikoreksi. Untuk yang baru mengetahui keistimewaan malam Nisfu Sa’ban setelah membaca ini. Ayo kita ingat-ingat/catat, praktekkan / amalkan untuk Nisfu Sa’ban 2009, jangan sampai lewat. Dan ayo kita songsong datangnya bulan Suci Ramadhan dengan senang hati. JZ13MGS

Dari berbagai sumber :

Rasulullah Muhammad SAW dalam sabdanya kepada istrinya Aisyah RA, menerangkan keutamaan malam nisfu Sya`ban, yang merupakan malam mustajabah (dikabulkan) doa umat oleh Allah SWT.(*)

"Dalam kehidupan Rasulullah, baginda Muhammad SAW rajin melaksanakan puasa pada hari-hari menjelang pertengahan bulan hijriyah yaitu tanggal 13, 14 dan 15 berturut-turut," ungkapnya.

"Hadits Rasulullah SAW, pada malam nisfu Sa`ban itu, Allah SWT melihat dan mendekati hamba-hamba Nya yang rajin serta banyak melakukan ibadah, karenanya pula segala pinta dan permohonan dimungkinkan untuk dikabulkan Allah SWT,"

MALAM NISFU SYA'BAN 2010 PADA HARI SENIN (MALAM SELASA) TANGGAL 26 JULI 2010